Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Kamis, 22 Mei 2014

Lentera




Lentera

Kala hari hanyut dalam pekatnya hitam, menggelayut secercah cahaya temaram.
Melukiskan monogram cinta dari sahutan hangat, terlalu pahit untuk memungkiri silau.

Sesekali kabut sempat menyingkap dan mengajari cara api menggigil.
Bertumpu di bahu ranting penahan, bertahan tanpa membayangkan jatuh.

Membantu tugas bulan mulai terasa berat. Hanya tersisa kata "menyerah".

Pelita terkurung kaca kubik itu pun kehilangan nyawa dan berganti lembutnya ayunan asap sebelum akhirnya hilang. Lentera itu telah padam. 
Hembusan nafas panjang mengawali pertanyaan yang terlambat
"kapan harus mengisi minyak dibawah sumbu putih itu?"

01:00-12092011-ARYA

0 komentar:

Poskan Komentar