Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Jumat, 21 Maret 2014

Sumpahku

Sebenernya udah lama banget gue nulis ini, bahkan kertasnya hampir hilang entah dimana, tapi beruntung bisa gue temuin lagi. Sebelum kertasnya bener-bener hilang, ada baiknya gue tempel aja di Blog ini. Sebenernya ini bocoran sumpah gue untuk belahan jiwa gue nanti di Hari Pernikahan. Nahlo? calonnya aja belum jelas hahahaha cekidot aja deh.


Sumpahku.

Hari ini,
kamu adalah bukti kisah tulang rusuk itu nyata,
kamu juga bukti anugerah cinta itu ada.

Hari ini,
kita saling menyempurnakan hidup dan melengkapi diri,
karena hari ini, aku milik mu, selamanya untuk mu.

Munngkin saja suatu saat nanti, kita akan menemukan yang jauh lebih baik,
Namun aku bersumpah, akan mengingat hari ini, kenapa aku sudah berhenti mencari.

Nanti juga, kita akan banyak menyalahkan dan mengungkit salah,
Namun aku bersumpah, akan memaafkannya dengan mengingat hari ini.

suatu saat nanti juga, kita akan terluka oleh sadar dan tidak sadar,
Namun aku bersumpah, akan mengobatinya sendiri dengan mengingat hari ini.

Munngkin juga nanti, kita akan tidak mengerti dan percaya lagi,
Namun aku bersumpah, akan kembali mengingat semua kebaikanmu sampai hari ini.

Munngkin saja, kita akan tidak mau terima perubahan hidup dan diri,
Namun aku bersumpah, akan mengingat lagi semua pengorbanan kita untuk hari ini.

Munngkin juga, kita akan kehabisan alasan untuk dapat terus bersama,
Namun aku bersumpah, akan mengingat lagi ribuan alasan sumpahku hari ini

Pasti nanti, kita akan larut dalam duka ditinggal orang tua selamanya,
Namun aku bersumpah, akan terus mengingat harapan dan senyum mereka hari ini.

Aku bersumpah, di dalam segala masalah, terbaikku hanya untukmu,
aku bersumpah, bersama semua kurangmu, setiaku hanya kepadamu,
Demi Tuhan aku bersumpah, kita hanya akan terpisah oleh mati.

Kepada semua rintangan di masa depan,
aku bersumpah, aku akan mengingat lagi dan lagi hari ini,
kenapa kita bersama dan untuk apa kita bersama.

kesanggupanku atas segala kemungkinan di masa depan, oleh sumpahku hari ini.


20:00-20122012-ARYA

1 komentar:

Anonim mengatakan...

I love your writing :) Keep it up..

Poskan Komentar