Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Rabu, 31 Desember 2014

Never Was, Never Will



Occasionally i may looks very morose.
Then everyone around asked "What's happened to you?"
I told them, "Nothing".

Not too often also i may being a jolly man.
Then someone said me "You are crazy, man!"
I just replied, "No, i'm not".

Could be moody, or..
That's the real of me.

I confessed that i'm always tricked by uncontrolled mood and mind.
I also admitted if all the things i did is very depend on my logical think.

I still figuring out amongst of many distraction.
I would like all criticism is aimed to me.

Hmm.. Also could be overly selfish,
Meanwhile "another somebody" begin to hate me.

I recognize myself as the one who has an obstinate thoughts
At least, i acknowledge that i only speak the point that i knew before.

Everyone possess the bad habit, everyone also desire to devastate it.
Nothing can enhance values of character, but personality.

In the every way to pursue the better personality.
History is used to abandoning bad things in life, belong the trivial story.
In the path toward the better personality, i have to life beyond of bad habit.

I would never resemble of anybody's personality.
Innermost my own mind, i've collected lot of good life's values.

I may changes all the time,
But for sure, i would say fondly,
"My character, never was changed and never will changes."



Egypt, December 31, 2014

Tubagus Aryandi Gunawan

Selasa, 30 Desember 2014

Refleksi 25 Tahun : Menghargai Capaian, Memecut Semangat

Tulisan ini hanyalah bentuk penghargaan oleh saya, dari saya dan untuk saya, tiada maksud lain. Saya berpendapat, jika kita bisa menghargai hasil dan capaian yang telah kita peroleh, akan jadi makanan yang sangat baik untuk jiwa dan kematangan berpikir di tahun berikutnya. Semoga saya menjadi lebih arif dan bijaksana terhadap diri saya sendiri dulu. Semoga pula semua cerita dibawah ini mampu jadi pengingat dan pemecut semangat saya untuk dapat memperoleh capaian yang lebih baik di kemudian hari, amin.


Beasiswa Adalah Kebanggaan
Sebagai generasi muda yang tumbuh dewasa di era globalisasi, saya meyakini bahwa pendidikan adalah kunci menuju kesuksesan. Pendidikan adalah hal utama yang harus terus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Perjuangan tersebut saya buktikan dengan selalu meraih peringkat 3 besar di SMP, bahkan sukses menjadi juara umum, serta memperoleh beasiswa dari Bank Indonesia. Pada saat SMA, saya juga selalu berhasil meraih peringkat 3 besar, bahkan pada kelas 2 saya masuk dalam kelas unggulan. Perjuangan dan kesungguhan dalam belajar juga saya buktikan dengan menjadi penerima Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) tahun 2008 dan Beasiswa  Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) tahun 2009, keduanya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Selain itu, tugas akhir saya di Politeknik Negeri Bandung dan Universitas Indonesia memperoleh nilai yang sangat memuaskan, bahkan penelitian saya di Politeknik Negeri Bandung memperoleh dukungan pendanaan dari kampus karena termasuk dalam lima besar penelitian terbaik.

Pernah Jago Lukis 
Selain prestasi di kegiatan belajar, saya juga membuktikan diri sukses di dunia seni lukis. Sewaktu SD, saya telah membawa pulang beberapa piala lomba melukis tingkat Kota Bengkulu. Pada masa SMA, saya lebih tertarik mengembangkan imajinasi saya di dunia teater. Kesuksesan saya di teater adalah saat saya mampu menjadi juara ke-1 lomba drama di sekolah, bahkan sempat meraih juara ke-3 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Mengorganisir Organisasi
Dalam berorganisasi, sejak SD hingga SMP saya aktif di kepramukaan sekolah. Sewaktu SMP, ketertarikan saya terhadap ilmu pengetahuan alam juga saya wujudkan dengan aktif di kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Kegiatan berorganisasi saya semakin padat saat SMA, saat itu saya lolos menjadi anggota OSIS dan sukses menggelar acara besar seperti bazar dan Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni). Selain itu, saat SMA saya juga aktif di organisasi lingkungan hidup sekolah dan di majelis perwakilan kelas. Di samping itu, saya juga dipercaya memimpin organisasi Teater Ah, dan menjadi wakil ketua organisasi jurnalis sekolah yang ketika itu baru didirikan. Kegiatan berorganisasi saya teruskan saat masuk perguruan tinggi, saya kembali dipercaya menjadi Ketua Divisi Seni dan Budaya di Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatek). Saat memasuki dunia kerja, saya juga aktif di Serikat Karyawan Krakatau Steel (SKKS) sebagai pengurus SKKS Unit Jakarta. Besar dalam organisasi membuat saya percaya bahwa tujuan yang besar hanya mampu diraih oleh organisasi yang terorganisir dengan efektif dan efesien.

Bisnis Bukan Hanya Mampu Menjual
Semester pertama kuliah, saya dan teman-teman memberanikan diri membuka cafe bernama "Bluph-Bluph", cafe tersebut berlokasi di Dago, Bandung. Belajar mengelola keuangan, pegawai, logistik, menu makan dan minum di usia muda sungguh pengalaman yang sangat berharga bagi saya.

Saat masih dibangku kuliah juga, saya sempat kembali mengasah jiwa kewirausahaan dengan memulai bisnis di bidang peternakan. Peternakan kecil ini berada di Desa Cijeruk di Sumedang, daerah tersebut dipilih karena infrastruktur pengembangan peternakan domba dan sapi telah menunjang. Bisnis peternakan ini melibatkan warga setempat dengan cara bagi hasil. Saat itu saya berhasil mengembangkan ternak domba garut, sapi dan bebek.

Mencintai Pegunungan Indonesia
Kalau bangsa lain bingung harus berlibur kemana di negara kecilnya, kalau bangsa Indonesia mungkin bingung harus mulai berlibur darimana di negara dengan panjang 5.000 km ini. Di waktu senggang, biasanya saya dan teman-teman pergi mendaki gunung. Pada usia 25 tahun ini, saya telah berhasil mengumandangkan azan di 3 puncak tertinggi di Indonesia (selain Gunung Jayawijaya di Papua), ketiga puncak itu ialah Puncak Kerinci, Puncak Rinjani, dan Puncak Semeru. Perjalanan mendaki gunung meningkatkan kecintaan saya pada tanah air, hal ini karena saya menyaksikan sendiri betapa luar biasanya kekayaan alam dan budaya bangsa Indonesia. Cerita-cerita perjalanan itu saya dokumentasikan di blog pribadi saya agar masyarakat luas mendapat referensi perjalanan yang lebih banyak.

Karyawan Tetap BUMN di Usia 22 Tahun
Pendidikan dari politeknik membuat saya berkesempatan bekerja di  PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk, hanya 20 hari setelah saya diwisuda. Pada usia 21 tahun, saya menjalani program Management Trainee di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu, dan pada usia 22 tahun saya telah diangkat menjadi karyawan tetap di bagian Quality Assurance. Sewaktu bekerja, saya dan rekan kerja sukses melakukan improvement dalam penyajian data konsumen yang lebih akurat berbasis teknologi informasi.

Berbagi Sampai Pulau Terpencil
Selain pengalaman bekerja, saya dan teman- teman di Serikat Karyawan Krakatau Steel berhasil membuat Tim Tanggap Bencana pada saat Jakarta dilanda banjir hebat pada tahun 2013. Tim tersebut bertujuan untuk menggalang dana bantuan serta menyalurkannya untuk korban banjir di Jakarta, bahkan kami bergerak jauh hingga ke pelosok Karawang yang masyarakatnya belum mendapat bantuan sama sekali. Disamping itu, saya dan teman-teman di komunitas Share Traveler aktif melakukan kegiatan bakti sosial, salah satunya dalam bentuk pembagian buku bacaan gratis kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, kegiatan ini bahkan dilakukan sampai ke Kepulauan Spermonde di Sulawesi Selatan.

Menguasai Dunia Lewat Bahasa
Selain kegiatan-kegiatan diatas, saya juga terus mengasah kemampuan diri sendiri dalam berbahasa asing. Saat ini saya telah mempelajari 4 bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Prancis dan Bahasa Jepang. Dalam benak saya selalu terngiang pepatah berikut, "Jika kamu menguasai bahasa asing, maka kamu akan mampu menguasai dunia".

Cita-cita Kedepan
Disamping bercita-cita untuk ikut mengembangkan terobosan baru di bidang energi, saya juga bercita-cita suatu saat nanti mampu meluncurkan buku bertema teknologi yang inspiratif bagi generasi muda Indonesia. Sudah saatnya pilihan buku di toko buku kita diramaikan dengan jenis buku yang menginspirasi mereka pada perkembangan ilmu teknik dan teknologi. 

Alhamdulillah, terima kasih ya Allah ya tuhanku, atas karuniamu selama ini kepadaku.

Dua tahun kedepan saya tidak akan berada di Indonesia, untuk menggali pengalaman baru bersama bangsa lain di belahan bumi lain, semua untuk dibawa pulang, ke Indonesia. Semoga Allah selalu memberkahi langkah dan upaya saya. Amin ya Allah.

Selamat datang 4 Januari 2015, selamat datang tahun ke 26.


Mesir, 30 Desember 2014


Tubagus Aryandi Gunawan

Selasa, 09 Desember 2014

Clue of Love



Two days back, there are two girls said the same thing to me.
"i was dreaming of you last night."
Suddenly.

At the moment, i just take it easy.
It's never gonna be a clue for me.

I thought it was clear and finish when i went to Cairo.
It turns out, for her it's still unclear and unfinished story.
Definitely.

In my way to rejuvenate my heart and soul.
"Why were you freezing in the same place?"

Everyone admit how horrible i am years back.
And also just noticed how poor she is before.
Dramatically.

With no distance, we were surrender.
And now, it's almost 15.000 km between her and me.

I beseech her to leave me.
Let's go out from this miserable depression.
Briefly.

I'm clueless about how to deal with the love itself.
I just don't wanna live always in that pathetic.


Egypt, December 9, 2014

Tubagus Aryandi Gunawan

Sabtu, 01 November 2014

Pembohong



Sounds groovy, very nice :D

Rabu, 22 Oktober 2014

mighty night



i remember all the things at that time,
when no body didn't really see me.

i keep strugling all day long,
when somebody had start enjoying the life.

i put all the feeling into my heart,
when everybody shared the story obviously,

and till i've been in here,

somewhere,

the cold,
the breeze,
the night,
the stars,

they are the only that i have.

somehow,

these are not sufficient against my feeling.

still, this is what i ever wanted,
to find the necessary place,
to describe everything from my mind.

i was not considering you to be with me anymore,
i won't to pretend being anybody else than me,

this is the way i convey to the universe,
to tell what was i thought.

oh anyway, beneath of my feeling.
i miss some one.

at the first time,
i found you in the rooftop party,
and in many accident way and time,

evening in the stairs,
morning in the outside cafetaria,
midnight in the outside our dorm.

the only you and me,

i am crush right now.

yes, i know, i do.
of course i know, i should not.

i would like to stop thinking about you in every minute.



Egypt, October 21, 2014

Tubagus Aryandi Gunawan

Selasa, 14 Oktober 2014

Kepadamu



Akhirnya..

Aku harus sudahi dalamnya perasaan yang terpelihara dalam benak ini.
Tak mampu lagi aku menyayangimu walau dalam satu kata.

Tidak kah kamu pernah tau sedikit saja tentang penatku?

Bahwa..

Hanya karenamu lah rinduku bersahut,
Hanya karenamu juga cemburuku berderau.

Hanya darimu lah ku sadari logikaku berhenti,
Hanya darimu juga ku temukan hatiku berkecamuk.

Hanya olehmu lah waktu demi waktuku berdetak,
Hanya olehmu juga luka demi lukaku berderaian.

Hanya untukmu lah cintaku bertambat,
Hanya untukmu juga anganku berakhir.

Hanya kepadamu aku rela lugu menunggu,
Hanya kepadamu aku terpaksa menyerah.

Oh.. aku percaya, kamu paham siratan ini,
Dan aku harus juga percaya,

Bahwa..

Ternyata kamu tidak begitu menginginkanku,
Seperti aku begitu menginginkanmu.

Sampai disini saja,
Ya, tepat disini.

Usai sudah semua keliruku kepadamu.


00:14-14102014-ARYA

Kamis, 25 September 2014

Pergimu itu Matiku



it's sounds harshly to move on, the answer of why it's really hard to see your beauty.

Pergimu Itu Matiku

Berat mengubah sikap, sebab demi Tuhan rasa ini masih sama. Memandang wajahmu aku tak sudi. Oh, jangan sampai di hadapanmu aku meneteskan airmata. Mengertilah, aku lelaki yang benci menangis. Mengertilah, telah semampunya aku tak ingin melihatmu lagi. Sementara waktu telah menyeretku jauh dari ragamu. Aku masih saja benci menjadi aku yang berharap kembali di detik-detik itu. 

Di pelukanmu.

Betapa pesta yang sia-sia. Ria yang percuma. Pada tiap esok yang kupunya, hanya akan ada satu tanya: kau di mana? Sesungguhnya, aku ingin sekali lagi berkata ya. Namun, tiada pintamu datang kepadaku. Mungkin aku hanya terlalu sering berpikir tentang suatu hari, yang tidak akan pernah datang.

Tidak seharusnya kita menyesaatkan ini semua. Aku masih menyesali itu. Ada rasa rindu kepada aku yang dulu, aku yang tak kenal kau. Sebab dari kehilanganmu aku menemukan persamaan antara udara dan bebutiran. Aku telah hancur, tubuhku mengurus. Jiwaku mengurasku. Telah kujadikan kakiku seringan kapas, supaya aku tak dapat lagi memahami langkahku. Tetapi, aku tidak dapat melambatkan dunia.

Sekarang bantulah semua orang, supaya membenciku. Kau tidak sendiri. Aku telah menjadi orang lain. Aku yang dulu, yang kau cintai itu, sudah tiada. 

Jurang telah memanggil seluruh aku yang tanpa kau.

Oleh Zarry Hendrik
orinally copied from http://zarry-hendrik.tumblr.com

Selasa, 23 September 2014

Sumpahku



the last recording in 2014, thanks for listening :D

Sumpahku.

Hari ini,
kamu adalah bukti kisah tulang rusuk itu nyata,
kamu juga bukti anugerah cinta itu ada.

Hari ini,
kita saling menyempurnakan hidup dan melengkapi diri,
karena hari ini, aku milik mu, selamanya untuk mu.

Munngkin saja suatu saat nanti, kita akan menemukan yang jauh lebih baik,
Namun aku bersumpah, akan mengingat hari ini, kenapa aku sudah berhenti mencari.

Nanti juga, kita akan banyak menyalahkan dan mengungkit salah,
Namun aku bersumpah, akan memaafkannya dengan mengingat hari ini.

suatu saat nanti juga, kita akan terluka oleh sadar dan tidak sadar,
Namun aku bersumpah, akan mengobatinya sendiri dengan mengingat hari ini.

Munngkin juga nanti, kita akan tidak mengerti dan percaya lagi,
Namun aku bersumpah, akan kembali mengingat semua kebaikanmu sampai hari ini.

Munngkin saja, kita akan tidak mau terima perubahan hidup dan diri,
Namun aku bersumpah, akan mengingat lagi semua pengorbanan kita untuk hari ini.

Munngkin juga, kita akan kehabisan alasan untuk dapat terus bersama,
Namun aku bersumpah, akan mengingat lagi ribuan alasan sumpahku hari ini

Pasti nanti, kita akan larut dalam duka ditinggal orang tua selamanya,
Namun aku bersumpah, akan terus mengingat harapan dan senyum mereka hari ini.

Aku bersumpah, di dalam segala masalah, terbaikku hanya untukmu,
aku bersumpah, bersama semua kurangmu, setiaku hanya kepadamu,
Demi Tuhan aku bersumpah, kita hanya akan terpisah oleh mati.

Kepada semua rintangan di masa depan,
aku bersumpah, aku akan mengingat lagi dan lagi hari ini,
kenapa kita bersama dan untuk apa kita bersama.

kesanggupanku atas segala kemungkinan di masa depan, oleh sumpahku hari ini.

20:00-20122012-ARYA

Selasa, 02 September 2014

Karma



another recording

Karma

Menurut ku, dia antara ada dan tiada, karma. Dia akan datang kepada orang yang telah menikam hatiku dalam-dalam, kamu. Mungkin perpisahan memang harus terjadi ketika kamu telah lupa diri dan tidak pernah mengenal siapa orang dibelakangmu selama ini, biar waktu yang memperlihatkan siapa aku.

Kamu terlalu skeptis dan apatis dalam hidupmu. Sampai aku tidak mampu mengubah wajah hidupmu lebih baik lagi, kini ku serahkan tugas mulia ini kepada Tuhan, aku yakin Tuhan dapat membuat hidupmu lebih baik, salah satunya dengan hadirnya dia, karma.

Jika ku yang salah, aku pasrah, tapi biarkan pengadilan Tuhan yang akan menimbang kesalahan aku dan kamu, di dunia balasannya adalah karma, dan banyak kejutan lainnya di kehidupan abadi setelah dunia. Karena aku yakin kamu yang telah membuat kesalahan besar. Ini tidak main-main. Tidak ada yang sama-sama salah.

Kamu tidak akan pernah lebih baik, karena kamu selalu merasa telah memiliki kehidupan yang baik, seperti berjalan diatas jembatan beton yang tua dan keropos, suatu saat kamu pasti jatuh, karena kamu telah puas dengan hidupmu, kejatuhanmu hanya soal waktu.

Hadirmu hanya menciptakan musuh baru di dunia, seharusnya kamu tidak dilahirkan di dunia, seharusnya kamu dilahirkan langsung di neraka, bersama penjahat lainnya.

Kini hidupmu sedang menunggu karma ku. Aku mengutuk mu.

02:00-13042010-ARYA

Senin, 01 September 2014

Champagne Supernova



How many special people change?
How many lives are living strange?
Where were you while we were getting high?
Slowly walking down the hall
Faster than a cannon ball
Where were you while we were getting high?

Someday you will find me
Caught beneath the landslide
In a Champagne Supernova in the sky
Someday you will find me
Caught beneath the landslide
In a Champagne Supernova
A Champagne Supernova in the sky

Wake up the dawn and ask her why?
A dreamer dreams she never dies
Wipe that tear away now from your eye
Slowly walking down the hall
Faster than a cannon ball
Where were you while we were getting high?

Someday you will find me
Caught beneath the landslide
In a Champagne Supernova in the sky
Someday you will find me
Caught beneath the landslide
In a Champagne Supernova
A Champagne Supernova

'Cos people believe that they're
Gonna get away for the summer
But you and I, we live and die
The world's still spinning round
We don't know why?
Why? Why? Why? Why?

How many special people change?
How many lives are living strange?
Where were you while we were getting high?
Slowly walking down the hall
Faster than a cannon ball
Where were you while we were getting high?

Someday you will find me
Caught beneath the landslide
In a Champagne Supernova in the sky
Someday you will find me
Caught beneath the landslide
In a Champagne Supernova
A Champagne Supernova

'Cos people believe that they're
Gonna get away for the summer
But you and I, we live and die
The world's still spinning round
We don't know why?
Why? Why? Why? Why?

How many special people change?
How many lives are living strange?
Where were you while we were getting high?
We were getting high
We were getting high
We were getting high

by Oasis

Such a great masterpiece ever, beautiful lyric and music.

Sabtu, 23 Agustus 2014

All of Me


What would I do without your smart mouth
Drawing me in, and you kicking me out
You got my head spinning, no kidding, I can't pin you down
What's going on in that beautiful mind
I'm on your magical mystery ride
And I'm so dizzy, don't know what hit me, but I'll be alright

My head's underwater
But I'm breathing fine
You're crazy and I'm out of my mind

'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
Cause I give you all of me
And you give me all of you, oh

How many times do I have to tell you
Even when you're crying you're beautiful too
The world is beating you down, I'm around through every mood
You're my downfall, you're my muse
My worst distraction, my rhythm and blues
I can't stop singing, it's ringing in my head for you

My head's underwater
But I'm breathing fine
You're crazy and I'm out of my mind

'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
Cause I give you all of me
And you give me all of you, oh
Give me all of you, oh oh

Cards on the table, we're both showing hearts
Risking it all though it's hard

Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
Cause I give you all of me
And you give me all of you

I give you all of me
And you give me all, of you, oh oh oh.


by Luciana Zogbi
(John Legend cover)

impossible


I remember years ago
Someone told me I should take
Caution when it comes to love
I did...

And you were strong and I was not
My illusion, my mistake
I was careless, I forgot
I did...

And now when all is done
There is nothing to say
You have gone, and so effortlessly
You have won
You can go ahead tell them

Tell them all I know now
Shout it from the rooftops
Write it on the sky line
All we had is gone now

Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hoped would be
Impossible, impossible
Impossible, impossible

Falling out of love is hard
Falling for betrayal is worse
Broken trust and broken hearts
I know.. I know
Thinking all you need is there
Building faith on love and words
Empty promises will wear
I know.. I know

And now all is gone
There is nothing to say

And if you're done with embarrassing me
On your own you can go ahead tell them

Tell them all I know now
Shout it from the roof tops
Write it on the sky line
All we had is gone now

Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hoped would be
Impossible, impossible
Impossible, impossible

I remember years ago
Someone told me I should take
Caution when it comes to love
I did...

Tell them all I know now
Shout it from the roof tops
Write it on the sky line
All we had is gone now

Tell them I was happy
And my heart is broken
All my scars are open
Tell them what I hoped would be
Impossible, impossible
Impossible, impossible
Impossible, impossible
Impossible, impossible
impossible, impossible.



James Arthur

Minggu, 06 Juli 2014

Nyalaku



Pernah aku cabik lembutnya ragamu,
Pernah juga aku koyak tulusnya cintamu,
Seperti laki-laki yang tersisa hanyalah aku.

Namun kesetiaanmu membuat aku malu,
Kesabaranmu membuat aku tak lagi meragu,
Seperti kini perempuan yang tampak tinggal engkau.

Dalam relung yang sempit dan sulit itu,
Tak pernah kau buat gema selain pekik ku,
Tak juga berhenti telapakmu menahan bebanku,
Engkaulah yang menemani setiap naik turun debar ku.

Nyalaku oleh juang penuh pengorbananmu.
Buat aku tidak pernah mau lagi kehilanganmu.


22:20-06072014-ARYA

Syukur

Haru yang membuai,
bangga yang merayu,
bahagia yang memeluk,

belum berhenti juga aku bersyukur kepada Ia yang kusembah-sembah.

02:00-05072014-ARYA

Kamis, 22 Mei 2014

Lentera




Lentera

Kala hari hanyut dalam pekatnya hitam, menggelayut secercah cahaya temaram.
Melukiskan monogram cinta dari sahutan hangat, terlalu pahit untuk memungkiri silau.

Sesekali kabut sempat menyingkap dan mengajari cara api menggigil.
Bertumpu di bahu ranting penahan, bertahan tanpa membayangkan jatuh.

Membantu tugas bulan mulai terasa berat. Hanya tersisa kata "menyerah".

Pelita terkurung kaca kubik itu pun kehilangan nyawa dan berganti lembutnya ayunan asap sebelum akhirnya hilang. Lentera itu telah padam. 
Hembusan nafas panjang mengawali pertanyaan yang terlambat
"kapan harus mengisi minyak dibawah sumbu putih itu?"

01:00-12092011-ARYA

Sabtu, 17 Mei 2014

Love Will Find You


Remember when we used to talk
sharing our hearts went through the night
your voice whispering in my ear
we take it slow let the love talking

But now you seem to holding back
the way you feel about my heart
i just can feel your emptiness
baby be cool and you will know

Reff:

Love can be fun
love may be hurt
love can be everything
you want it to
open your eyes
just see it through
and just give it a try
love will find you

I wanna be your true love
i can fill in to your loneliness
i wanna be everything that you want me to
give me your sign lady
and you will know

You will know way you give it try
love not bad as it always can be
so give faith on me girl
and i will share you my world
never thought i will leave you
i hope you in my arms from now
love will give me by your side

Back To Reff :

Love Will Find You Girl And That Could Be Me
Love Will Find You Girl And That Could Be You
Love Will Find You Girl And That Could Be Us

by Aditya

Sabtu, 26 April 2014

Dambaanku



Demi Tuhan kamu buat aku terbius.
Tak lagi mampu ku rasakan dingin malam itu.

Cantikmu buat pandanganku membias.
Tak lagi bisa ku lihat masa lalu nan sendu.

Biarkan aku terus tergoda dan tergilas.
Oleh setiap bisik cintamu yang mendesau.

Jangan buatku sulit untuk menghela nafas.
Oleh setiap senyummu yang terlalu memukau.

Hangatnya jemarimu yang tak habis-habis.
Buat rasa yang menggebu-gebu.

Pelukan bayangmu yang tak lepas-lepas.
Buat rindu yang beribu-ribu.

Bersama andaian dan anganan yang tulus.
Tanpa satupun abaian dan anggapan yang dulu.

Ini saatnya untuk bergandengan terus menerus.
Mari kita berpetualang bersama, sayangku.

Kini sendirimu telah habis.
Kamu punya andalan baru.

Tak sanggup aku menepis.
Kamu lah dambaanku.


09:17-26042014-ARYA

Jumat, 11 April 2014

Behind The Star



Back to the days where I'm counting the years
Clock never seems to alive
And all I can do is believe what she said
Love never goes to sleep

But miles and miles away
Far across the sea
Thousand miles away
Far behind the star

I miss her uhh I miss her
Uhhh uhhh uhhhh

This is my story this my story

And miles and miles away
Far accross the sea
Thousand miles away
Far behind the star

I miss her uhh I miss her
Yeah, I miss her
Ohh, I miss her

by Adrian Martadinata

Lagu yang lagi gue puter SETIAP HARI and i'm singing out loud,
hahahahha i knew, i'm sick of it.

Jumat, 04 April 2014

Should I stay or should I go?


Photo via: hey_dima

Sometimes I think we were meant to be. Sometimes I think she’s not good for me.

I met her through a mutual friend. We got along well. Too well. The chemistry built, overtook us, scaring us both. But I was not what she wanted. Not at this time, not ever, in her ideal plan for her future.

Watching her go through a roller coaster of an emotional struggle every day while we dated – wanting to stay, but knowing she shouldn’t – hurt me in more ways than one. So I took the plunge and ended it for us. 

Not long later, she found someone else to replace me. A similar me. And it killed me. Slowly, daily, every hour was just a sad reminder that I wasn’t the ideal. I wanted so bad to move on and put this behind. To find someone, whom I could give everything I gave to her, who would appreciate me. But she kept holding on to me, and knowing she needed me, I stayed. I stayed, throughout the entire time that I loved her but had to watch her date another me, on the pretext that I was not what she wanted. Still I stayed, lying to myself that I was still special to her, coz she needed me. I was always her rock, her shoulder, her blanket.

1 year later, they ended. They never had the chemistry we had and she knew it. But still, she didn’t want us. She wanted the perfect Him in her dreams. I still want to leave. And whenever I’m not with her, I can almost convince myself it’s possible. But every time we hang out, with each hug, each time she lies on my lap or holds my hand, I’m lost. As lost as I’ve been the past 1 and a half years. 

And still I know, the only time there might even be a chance for an Us is another 4 and a half years down the road. Should I stay or should I go? 

Sometimes, I just don’t want to know.

TUESDAY, APRIL 1, 2014

Original Copied from http://leloveimage.blogspot.com/2014/04/should-i-stay-or-should-i-go.html

Salah Satu


Saat kamu ingin salah satu, kamu harus mau merelakan yang lain.
Saat kamu pilih salah satu, kamu harus bisa tinggalkan yang lain.
Saat kamu dapat salah satu, kamu harus siap kehilangan yang lain.

Seharusnya, sesederhana itu, salah satu saja.


00:44-04042014-ARYA

Aku (IV)



Aku jauh lebih buruk dari apa yang pernah diragukan.
Aku jauh lebih baik dari apa yang pernah dikagumkan.

Melihatku saja tidak akan buat siapa pun makin kenal aku.
Mendengarku saja tidak akan buat satu pun makin tahu aku.

Dimana tidak ada yang jujur dalam sebuah perkenalan.
Dimana yang sebenarnya hanya dijumpai di perjalanan.

Jangan buru-buru disimpulkan siapa aku, tanpa aku.
Jangan buat-buat praduga tak terduga, tanpa waktu.

Tak perlu repot menyangkaku, karena aku memang tak bisa dikira.
Tak usah buang waktu mengertiku, karena aku memang tak terbaca.


00:04-04042014-ARYA

ini link tulisan berjudul "Aku", just click :

Aku (I)

Aku (II)

Aku (III)

Astaga


Astaga! lagi-lagi senjata itu patah berantakan.
Betapa ia telah dirancang dan diperjuangkan.

Terpaksa sebuah bambu berbilah diandalkan.
Beserta sisa tenaga yang siap jadi hentakan.

Luap risau apalagi yang harus dipertaruhkan.
Toh Tuhan sudah tau, siapa yang dimenangkan.

Tinggal lakukan,
lalu lupakan.


22:22-03042012-ARYA

Rabu, 02 April 2014

Kangen



Kau tak akan mengerti
Bagaimana kesepianku
Menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

Kau tak akan mengerti
Segala lukaku
Karena luka telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.

Apabila aku dalam kangen dan sepi
Itulah berarti
Aku tungku tanpa api.

W.S RENDRA

Jumat, 21 Maret 2014

Sumpahku

Sebenernya udah lama banget gue nulis ini, bahkan kertasnya hampir hilang entah dimana, tapi beruntung bisa gue temuin lagi. Sebelum kertasnya bener-bener hilang, ada baiknya gue tempel aja di Blog ini. Sebenernya ini bocoran sumpah gue untuk belahan jiwa gue nanti di Hari Pernikahan. Nahlo? calonnya aja belum jelas hahahaha cekidot aja deh.


Sumpahku.

Hari ini,
kamu adalah bukti kisah tulang rusuk itu nyata,
kamu juga bukti anugerah cinta itu ada.

Hari ini,
kita saling menyempurnakan hidup dan melengkapi diri,
karena hari ini, aku milik mu, selamanya untuk mu.

Munngkin saja suatu saat nanti, kita akan menemukan yang jauh lebih baik,
Namun aku bersumpah, akan mengingat hari ini, kenapa aku sudah berhenti mencari.

Nanti juga, kita akan banyak menyalahkan dan mengungkit salah,
Namun aku bersumpah, akan memaafkannya dengan mengingat hari ini.

suatu saat nanti juga, kita akan terluka oleh sadar dan tidak sadar,
Namun aku bersumpah, akan mengobatinya sendiri dengan mengingat hari ini.

Munngkin juga nanti, kita akan tidak mengerti dan percaya lagi,
Namun aku bersumpah, akan kembali mengingat semua kebaikanmu sampai hari ini.

Munngkin saja, kita akan tidak mau terima perubahan hidup dan diri,
Namun aku bersumpah, akan mengingat lagi semua pengorbanan kita untuk hari ini.

Munngkin juga, kita akan kehabisan alasan untuk dapat terus bersama,
Namun aku bersumpah, akan mengingat lagi ribuan alasan sumpahku hari ini

Pasti nanti, kita akan larut dalam duka ditinggal orang tua selamanya,
Namun aku bersumpah, akan terus mengingat harapan dan senyum mereka hari ini.

Aku bersumpah, di dalam segala masalah, terbaikku hanya untukmu,
aku bersumpah, bersama semua kurangmu, setiaku hanya kepadamu,
Demi Tuhan aku bersumpah, kita hanya akan terpisah oleh mati.

Kepada semua rintangan di masa depan,
aku bersumpah, aku akan mengingat lagi dan lagi hari ini,
kenapa kita bersama dan untuk apa kita bersama.

kesanggupanku atas segala kemungkinan di masa depan, oleh sumpahku hari ini.


20:00-20122012-ARYA

Senin, 17 Maret 2014

Sterne folgen dir



Nimm meine Hand, verlass dich auf mich!
Siehst du die Sterne am Himmel? Sie leuchten für dich!
Wir schweben schwerelos zwischen Raum und Zeit,
lassen los und erfüllen unseren Traum zu zweit.
Ich blick in Galaxien, die ich ohne dich nicht sehe.
Deine Liebe spiegelt sich in meiner Seele.
Sieh zu den Sternen und du wirst verstehen.
Wenn man die Augen schließt, kann man sie sehen!

Du weißt, wer ich bin,
du weißt, was ich brauch,
du bist mein Licht in der Dunkelheit.
Du bist mein Weg, mein Ziel,
sogar die Sterne folgen dir!
Komm zurück zu mir!

Du bist heiß wie die Sonne, strahlst wie der Mond.
Schau ich dich zu lange an, dann werde ich rot.
Auch wenn das jetzt ein bisschen kitschig klingt,
du heizt das Feuer in mir an, als wärst du der Wind.
Ich bin blind vor Liebe und auch blass vor Neid,
denn die Entfernung zu dir ist einfach zu weit.
Darum werde ich Astronaut, um zu dir zu kommen,
und wir tanzen auf den Sternen - all Night long!

Du weißt, wer ich bin,
du weißt, was ich brauch,
du bist mein Licht in der Dunkelheit.
Du bist mein Weg, mein Ziel,
sogar die Sterne folgen dir!
Komm zurück zu mir!

Baby, lass die Sterne ruhig schnuppern!
Auf Wolke sieben fliegen wir in Richtung unbekanntes Ziel.
Lass uns die Nacht doch noch mit Sternenstaub zuckern!
Wir fühlen uns so frei, wir sind nur zwei in diesem göttlichen Spiel.

Komm zurück zu mir, komm zurück zu mir, bitte komm zurück zu mir!

Du weißt, wer ich bin,
du weißt, was ich brauch



EINSHOCH6

Selasa, 11 Maret 2014

Satu-satunya


Aku kenal baik diriku,
aku kenal siapa aku,
aku kenal sudut kurangku,
aku kenal sebab emosiku

Aku kenal lama aku,
aku kenal tubuhku,
aku kenal apa mauku,
aku kenal darimana malasku.

Lalu apa artinya semua itu?
jika aku baru kenal kamu sebagian,
bahkan mungkin kurang.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang belum aku kenal sepenuhnya dan sejujurnya,
aku mau habiskan sisa hidupku untuk mengenalmu, satu-satunya gadis yang ku puja.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang mungkin akan banyak menjengkelkanku,
aku mau kamu jadi satu-satunya alasan kenapa aku harus minta maaf dan memaafkan.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang puluhan tahun nanti pasti akan habis cantiknya,
aku mau aku jadi satu-satunya orang yang merekam lengkap perubahanmu.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang akan buatku bosan meladeni ceritanya,
aku mau kita satu-satunya yang terus menebalkan cinta, hingga tak terdengar dan menggetarkan lagi.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang akan melihat aku hancur dipermainkan uang dan jabatan,
aku mau hanya kamu satu-satunya tempat aku mengadu sehina-hinanya.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang akan ditinggal satu per satu orang tuanya yang tercinta,
aku mau aku menjadi satu-satunya tempat merebah ternyaman dan terakhirmu.

Aku mau hidup bersamamu,
wanita yang akan meninggikan darah dagingku menjadi mulia dimata Agama dan Negara
aku mau kita menjadi satu-satunya yang paling dibanggakan dan didoakan oleh putra putri

Aku mau hidup bersamamu
wanita yang buat aku tahu indah dan sakitnya kesetiaan mencintai,
aku mau hidupku tidak penuh sesal karena melewatkanmu, satu-satunya belahan cintaku.

Semua orang pasti akan siap untuk diajak hidup bahagia dan berharta,
tapi aku juga siap hidup berkala pilu dan tanpa titipan mewah dari Tuhan,
hanya denganmu, aku siap dibawa Tuhan kemanapun dan bagaimanapun,
ah! aku mau kamu, ya, hanya mau kamu satu-satunya.

Oleh yang masih bersama rindu.


23:45-07032014-ARYA

Tulisan pertama yang di soundcloud-kan, huge thank to Buconk as Reader and Uray as Music..!!

Arya's Quotes

Every little things that means alot to me, so here i'm quoting for myself.

Praktikum itu hanya untuk mengambil data-data aktual dan faktual dari kegiatan di laboratorium, dengan langkah dan cara yang tepat.

Persiapan ujian itu untuk tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu hanya karena kita tidak sempat tahu mana yang benar. Biar kesalahan menjadi milik lupa, bukan tidak tahu.

Belajar itu untuk menyambungkan pemahaman materi yang masih terputus, sehingga kita mengerti dari ujung awal hingga akhir. Ditanya apapun, seharusnya kita bisa jawab. Belajar sebanyak-banyaknya, belajar secepat-cepatnya.

Menulis adalah berbicara dengan jari-jari untuk kekekalan, sedangkan berbicara saja dengan bibir hanya akan berakhir lupa.

Membaca itu untuk menambah terus menerus pengetahuan baru, semakin jarang kita membaca apapun itu, semakin jauh kita dari perkembangan dunia, semakin sering kita membaca apapun itu, semakin kita punya nilai lebih dari orang lain. Siap diajak bicara apa saja.

Melukis itu seperti merangkum pelajaran, untuk bisa menuangkan keindahan pada kanvas kosong dan terbatas, untuk bisa memilih, untuk bisa bertanggung jawab, untuk bisa percaya diri, untuk bisa menghargai, untuk bisa rapih, untuk bisa hati-hati, untuk bisa bersabar, untuk bisa lebih baik dan untuk bisa menemui karakter diri sendiri.

Fotografi itu cara untuk berbagi bola mata, fotografi membuat peminjaman bola mata orang lain jadi mungkin, kita bisa melihat apa yang orang lain lihat, dan melihat cara orang lain itu menghentikan waktu dan menangkap hal-hal kecil, keindahan hingga penggalan cerita.

Mendengar musik dengan mata tertutup bisa membuat kita jadi penonton, atau bahkan pemain dalam sebuah imajinasi visual, jenis alunan dan liriknya akan bawa kita pada kisah yang telah berlalu, hari ini atau bahkan bayangan harapan nanti. Selamat tenggelam di dalam fantasi.

Mendaki gunung itu adalah kumpulan waktu perkenalan, kita akan mengenal diri kita lebih baik, lebih mengenal sahabat, lebih mengenal alam, lebih mengenal rakyat, lebih mengenal negeri yang mulia ini. Setiap gunung akan beri kita pelajaran yang berbeda.

Menyelam itu adalah menjadi kita yang lain, mendadak tidak mampu berjalan, tidak mampu duduk-duduk santai, tidak mampu bernafas normal, tidak mampu bicara apapun, tidak mampu mendengar sedikit sahutan pun, seperti kita memang sedang dipaksa hanya untuk menyaksikan keindahan sisi bumi yang terpendam.

Politik itu lebih sukar ketimbang kalkulus, karena jawaban yang benar tidak bisa dihitung, yang benar belum tentu dipakai, yang benar belum tentu dimenangkan, tapi yang benar itu pasti yang menyenangkan rakyat, yang dipakai itu pasti yang menguntungkan penguasa, yang dimenangkan itu pasti yang mewakili kepentingan, politik boleh dibenci rakyat, tapi jangan lupa, hanya disana semua lini untuk mencapai kesejahteraan diketuk palu.

Sastra itu nyawa peradaban, ia seperti gaya arsitektur yang jadi penanda perubahan zaman, dimana orang bisa merasakan sebuah peradaban silam saat memasuki ruang demi ruang, bait demi baitnya, dimana orang bisa menyentuh rasa pemiliknya dengan mengerti isi dinding demi dinding, kalimat demi kalimatnya. Sastra adalah harmonisasi kemesraan dan kepekaan manusia.

Gastronomi itu petualangan rasa, bertualang untuk mencari kudapan yang paling khas di suatu daerah, bertualang untuk mempelajari sejarahnya dan alasan dibalik pemilihan rempah, bertualang untuk mengerti kenapa orang-orang setempat membuat dan menyukainya, bertualang untuk menemukan cara yang berbeda dalam menikmati kuliner, bertualang untuk mensyukuri segala karunia Sang Pencipta tumbuhan, hewan, akal, naluri, waktu, tenaga, keringat dalam sebuah hidangan,  Hanya ada seru saat mendalami banyak budaya melalui lidah yang sama. 


Oleh Arya di 2014

Sabtu, 01 Maret 2014

Mengagumimu Dari Jauh


Kisahmu harimu ku tau semua
tanpa kau berujar aku selami
Gerakmu guraumu kemasan raga
tanpa kau sadari aku pahami

Cinta memang mungkin inilah cinta
apapun lagumu aku jiwai
Cinta memang mungkin inilah cinta
tanpa ku miliki rindu terasa

Bukan tak percaya diri
karna aku tau diri

Biarkanku memelukmu tanpa memelukmu
mengagumimu dari jauh
Aku menjagamu tanpa menjagamu
menyayangimu dari jauh


by Tulus

i always admiring you from distance, and i just wanna give all of my life only for you,
i do love you, always :3

Senin, 17 Februari 2014

Satu Yang Tak Bisa Lepas



Pengen banget gue nonjok lo, lus!

by Tulus (Cover Reza Artamevia)

Selamanya indonesia

Hanya terbayang Gunung-gunung, Hutan, Danau, Sungai, Laut, Pantai, Pelabuhan, Pasar, dan Jajanan Indonesia begitu mendengar lagu ini.


Di sini rumah kita yang terindah di dunia
Tanah yang merdeka, negeri indonesia
Karena ku tahu di sini ada cinta
Yang kan ku jaga selamanya, selamanya, selamanya
Tuk wujudkan mimpi kita dengan janjiku bertekad selamanya indonesia

Kita adalah sayap-sayap sang garuda
Di atas samudera di langit khatulistiwa
Semoga namamu sampai ke ujung dunia
Ceritakan semua indahnya pada mereka

Karena ku tahu di sini ada cinta
Yang kan ku jaga selamanya
Karena ku tahu di sini tempat kita
Di sini rumah bagi jiwa raga hati kita selamanya selamanya
Tuk wujudkan mimpi kita dengan janjiku bertekad
Selamanya selamanya selamanya selamanya

Ini indonesia, negeri yang ku cinta
Sebutkan namanya di langit dunia
Ini indonesia, negeri yang ku cinta
Harumkan namanya di langit dunia
Ini indonesia, aku indonesia
Ini indonesia, aku indonesia


by 21st Night as OST of 100 Hari Keliling Indonesia at Kompas TV


Teaser 100 Hari Keliling Indonesia

Download link of MP3 http://www.4shared.com/audio/0j41ix2P/21ST_NIGHT_-_Selamanya_Indones.html

Senin, 10 Februari 2014

Kamu dan Kopi


Kamu dan Kopi, dimana aku jadi bergantung begini.

Saat aku membuka mata, yang pertama terengkuh hanya kopi
Pagi itu juga, aku berharap ada kamu dalam mimpi-mimpi tadi

Seperti belum punya nyawa langkahku sebelum mengopi
Juga akan hilang gelegar jiwaku saat manyun dan rengutmu mematri

Setiap hari ada kopi yang duduk di meja secangkir diri
Setiap hari juga aku berkejaran gapai rindu yang berlari-lari

Tiada malam tanpa ampas kopi yang menyisa di ujung hari
Habis juga sunyi waktu ingat hamburan tawamu saat kamu masih di sisi

Merindukanmu seperti sedang menyeruput kopi
Menikmati kedigdayaan rasa pahit lagi dan lagi

Memikirkanmu seperti sedang meneguk kopi
Merasakannya pelan-pelan seperti takut terhabisi

Apa bedanya kamu dan kopi jika sebabkan aku susah tidur hingga pagi?
Apa bedanya kamu dan kopi jika sama-sama buat aku selalu punya energi?

Terlalu banyak samanya kamu dan kopi,
Bedanya cuma pada cara untuk bisa memiliki,
Kopi terselesaikan dengan membeli,
Namun kamu, memang harus dinanti.

Hitamnya kopi, mematahkan monopoli putih untuk memiliki semua yang suci
Kemurniannya dengan setia menyeretku bertemu makna cinta yang akan abadi

Jauhnya kamu, buat kepalaku jadi suka berkeluh dan berkilah kepada hati
Kebulatan rasa ini yang membuatku sempurna mempercayai cinta sejati

Meski digelimangi jejalan gelisah dan gusar, akan tetap kucari dan hampiri
Demi keberlanjutan hidupku kini, kumohon kembalilah, jangan lagi pergi.

Kamu dan Kopi, inilah secandu-candunya cinta yang terjadi.


19:29-10022014-ARYA

Wonderwall

if you ask me, what is the most favorite song ever in your life? i would gladly answer "Wonderwall".


Today is gonna be the day
That they're gonna throw it back to you
By now you should've somehow
Realized what you gotta do
I don't believe that anybody
Feels the way I do about you now

Backbeat the word was on the street
That the fire in your heart is out
I'm sure you've heard it all before
But you never really had a doubt
I don't believe that anybody feels
The way I do about you now

And all the roads we have to walk are winding
And all the lights that lead us there are blinding
There are many things that I would
Like to say to you
But I don't know how

Because maybe
You're gonna be the one that saves me
And after all
You're my wonderwall

Today was gonna be the day
But they'll never throw it back to you
By now you should've somehow
Realized what you're not to do
I don't believe that anybody
Feels the way I do
About you now

And all the roads that lead you there were winding
And all the lights that light the way are blinding
There are many things that I would like to say to you
But I don't know how

I said maybe
You're gonna be the one that saves me
And after all
You're my wonderwall

I said maybe
You're gonna be the one that saves me
And after all
You're my wonderwall

Said maybe
You're gonna be the one that saves me
You're gonna be the one that saves me
You're gonna be the one that saves me


by OASIS

Apparently Noel Gallagher said that wonderwall means "anything that makes you happy or brightens your day. From the smallest thing to someone who means alot to you."

Best I Ever Had

first time i heard in elementary school, now become the song that must be in my playlist.



So you sailed away
Into a grey sky morning
Now I'm here to stay
Love can be so boring

Nothing's quite the same now
I just say your name now

[Chorus]
But it's not so bad
You're only the best I ever had
You don't want me back
You're just the best I ever had

So you stole my world
Now I'm just a phony
Remembering the girl
Leaves me down and lonely

Send it in a letter
Make yourself feel better

[Chorus]
But it's not so bad
You're only the best I ever had
You don't need me back
You're just the best I ever had

And it may take some time to
Patch me up inside
But I can't take it so I
Run away and hide
And I may find in time that
You were always right
You're always right

So you sailed away
Into a grey sky morning
Now I'm here to stay
Love can be so boring

What was it you wanted
Could it be I'm haunted 

[Chorus]
But it's not so bad
You're only the best I ever had
I don't want you back (but officially i want you back)
You're just the best I ever had
The best I ever had
The best I ever


by Vertical Horizon

You and Me

Thank to being a moodbooster. everytime.



What day is it? And in what month?
This clock never seemed so alive
I can't keep up and I can't back down
I've been losing so much time

'Cause it's you and me and all of the people with nothing to do, nothing to lose
And it's you and me and all of the people
And I don't know why I can't keep my eyes off of you

All of the things that I want to say just aren't coming out right
I'm tripping on words
You got my head spinning
I don't know where to go from here

'Cause it's you and me and all of the people with nothing to do, nothing to prove
And it's you and me and all of the people
And I don't know why I can't keep my eyes off of you

Something about you now
I can't quite figure out
Everything she does is beautiful
Everything she does is right

'Cause it's you and me and all of the people with nothing to do, nothing to lose
And it's you and me and all of the people
And I don't know why I can't keep my eyes off of you

And me and all of the people with nothing to do and nothing to prove
And it's you and me and all of the people
And I don't know why I can't keep my eyes off of you

What day is it?
And in what month?
This clock never seemed so alive



by LIFEHOUSE

Sabtu, 08 Februari 2014

Lebih Indah

Lagu di awal-awal kita pacaran. dulu.



Saat ku tenggelam dalam sendu
Waktupun enggan untuk berlalu
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
Entah untuk siapapun itu

Semakin ku lihat masa lalu
Semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku
Saat ku melihat senyummu

Reff:
Dan kau hadir merubah segalanya
Menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa
Membuatku merasa sempurna
Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
Berdua denganmu selama-lamanya
Kaulah yang terbaik untukku

Kini ku ingin hentikan waktu
Bila kau berada di dekatku
Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku
Kan ku petik satu untukmu

Repeat reff

Kaulah yang terbaik untukku

Ku percayakan seluruh hatiku padamu
Kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku

Repeat reff


by Adera

Kamis, 06 Februari 2014

Mula Cinta di Andalas



Di pulau kelahiranmu ini, ku bawa-bawa nama yang terus saja berderu.
Di puncak pulau ini pula, aku berdiri diatas lautan rindu tentang dirimu.

Di pulau seberang itu, sanggupku habis saksikan kau beradu romansa baru.
Di pesisir pulau ini, ku pukul-pukul semua sisa kenangan yang masih terpaku.

Bagiku, Andalas bukan hanya pulau kelahiran kita, tapi juga mula cintaku padamu.


23:30-05022014-ARYA

Senin, 13 Januari 2014

jeder Zeit

mein erstes Gedicht auf Deutsch..


In jeder Zeit, ich habe dich immer gedacht.
mein Kopf ist voll mit deinem Gesicht.
seit ich mit dir die Liebe gemacht.

Verlaß mich nicht alleine ohne dich.
Du bist die letzte Hoffnung.
In jeder Zeit, ich würde dich haben.

Ich habe keine Ahnung, warum ich dich lieben.
Dürfte ich dich wieder lieben?
Wärst du "Ja" antworten,
ich verspreche, meine Zeit ist nur für dich.

Ich entschuldige mich für mein Fehler in der Zeit, das ich gemacht hatte.
mit jedem mein Fehler, willst du mit mir bleiben?
Wärst du "Nein" antworten,
Ich möchte dich immer noch lieben.


zu :3 aus :B

17:00-13012014-ARYA

Senin, 06 Januari 2014

Hati nan Tinggi


Jika Tuhan menutup rapat gerbang Surga kepada pemilik hati yang berisi sombong sebesar biji
maka gagal dan puruk seharusnya menjadi penarik rasa sombong kembali ke peti mati
agar sombong itu tidak terbang tinggi membawa hati kita yang ringan ini

saat sombong mulai mengetuk hati tanda hendak melayang, segera ingat gagal dengan hati.


23:01-05042014-ARYA

Rabu, 01 Januari 2014

Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia


I
Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga
Ke Wisconsin aku dapat beasiswa
Sembilan belas lima enam itulah tahunnya
Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia

Negeriku baru enam tahun terhormat diakui dunia
Terasa hebat merebut merdeka dari Belanda
Sahabatku sekelas, Thomas Stone namanya,
Whitefish Bay kampung asalnya
Kagum dia pada revolusi Indonesia

Dia mengarang tentang pertempuran Surabaya
Jelas Bung Tomo sebagai tokoh utama
Dan kecil-kecilan aku nara-sumbernya
Dadaku busung jadi anak Indonesia

Tom Stone akhirnya masuk West Point Academy
Dan mendapat Ph.D. dari Rice University
Dia sudah pensiun perwira tinggi dari U.S. Army
Dulu dadaku tegap bila aku berdiri
Mengapa sering benar aku merunduk kini

II
Langit langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, Lebuh Tun Razak,
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza
Berjalan aku di Dam, Champs Elysees dan Mesopotamia
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata
Dan kubenamkan topi baret di kepala
Malu aku jadi orang Indonesia.

III
Di negeriku, selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia nomor
satu,

Di negeriku, sekongkol bisnis dan birokrasi berterang-terang
curang susah dicari tandingan,

Di negeriku anak lelaki anak perempuan, kemenakan, sepupu
dan cucu dimanja kuasa ayah, paman dan kakek secara
hancur-hancuran seujung kuku tak perlu malu,

Di negeriku komisi pembelian alat-alat besar, alat-alat ringan,
senjata, pesawat tempur, kapal selam, kedele, terigu dan
peuyeum dipotong birokrasi lebih separuh masuk
kantung jas safari,

Di kedutaan besar anak presiden, anak menteri, anak jenderal,
anak sekjen dan anak dirjen dilayani seperti presiden,
menteri, jenderal, sekjen, dan dirjen sejati, agar
orangtua mereka bersenang hati,

Di negeriku penghitungan suara pemilihan umum sangat-
sangat-sangat-sangat-sangat jelas penipuan besar-
besaran tanpa seujung rambut pun bersalah perasaan,

Di negeriku khotbah, surat kabar, majalah, buku dan
sandiwara yang opininya bersilang tak habis dan tak
putus dilarang-larang,

Di negeriku dibakar pasar pedagang jelata supaya berdiri pusat
belanja modal raksasa,

Di negeriku Udin dan Marsinah jadi syahid dan syahidah,
ciumlah harum aroma mereka punya jenazah, sekarang
saja sementara mereka kalah, kelak perencana dan
pembunuh itu di dasar neraka oleh satpam akhirat akan
diinjak dan dilunyah lumat-lumat,

Di negeriku keputusan pengadilan secara agak rahasia dan tidak
rahasia dapat ditawar dalam bentuk jual-beli, kabarnya
dengan sepotong SK suatu hari akan masuk Bursa Efek
Jakarta secara resmi,

Di negeriku rasa aman tak ada karena dua puluh pungutan, lima
belas ini-itu tekanan dan sepuluh macam ancaman,

Di negeriku telepon banyak disadap, mata-mata kelebihan kerja,
fotokopi gosip dan fitnah bertebar disebar-sebar,

Di negeriku sepakbola sudah naik tingkat jadi pertunjukan teror
penonton antarkota cuma karena sebagian sangat kecil
bangsa kita tak pernah bersedia menerima skor
pertandingan yang disetujui bersama,

Di negeriku rupanya sudah diputuskan kita tak terlibat Piala
Dunia demi keamanan antarbangsa, lagi pula Piala
Dunia itu cuma urusan negara-negara kecil karena Cina,
India, Rusia dan kita tak turut serta, sehingga cukuplah
Indonesia jadi penonton lewat satelit saja,

Di negeriku ada pembunuhan, penculikan dan penyiksaan rakyat
terang-terangan di Aceh, Tanjung Priuk, Lampung, Haur
Koneng, Nipah, Santa Cruz, Irian dan Banyuwangi, ada pula
pembantahan terang-terangan yang merupakan dusta
terang-terangan di bawah cahaya surya terang-terangan,
dan matahari tidak pernah dipanggil ke pengadilan sebagai
saksi terang-terangan,

Di negeriku budi pekerti mulia di dalam kitab masih ada, tapi dalam
kehidupan sehari-hari bagai jarum hilang menyelam di
tumpukan jerami selepas menuai padi.

IV
Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, Lebuh Tun Razak,
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza
Berjalan aku di Dam, Champs Elysees dan Mesopotamia
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata
Dan kubenamkan topi baret di kepala
Malu aku jadi orang Indonesia.

1998

Dikutip dari :



Judul : Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia
Penulis : Taufiq Ismail
Cetakan : II, 2000 (cet. I. November 1998?)
Penerbit : Yayasan Indonesia, Jakarta
Tebal : xvi + 208 halaman (102 puisi)
Kulit Muka: AdWork!
Vignet: Ipe Ma’aruf
ISBN : 979-8424-04-2
Prolog : Dr. Kuntowijoyo
Link : www.taufiqismail.com

Aku


Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan akan akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi



Dikutip dari :



Judul : Deru Campur Debu
Penulis : Chairil Anwar
Cetakan : III, 1993
Penerbit : PT. Dian Rakyat, Jakarta
Tebal : 47 halaman (28 puisi)
ISBN : 979-523-042-5
Ilustrasi isi : Oesman Effendi