Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Selasa, 20 Agustus 2013

Menuhankan Mata


Apa yang Tuhan lihat,
Apa yang kita lihat.

Apa yang Tuhan hitung,
Apa yang kita hitung.

Apa yang Tuhan nilai,
Apa yang kita nilai.

Berbeda.

Kita belum setulus Tuhan dalam melihat sesama.
Kita juga belum sejujur Tuhan berhitung kebaikan.
Apalagi bisa menilai sama semua manusia di Dunia.

Yang kita kerjakan justru mengistimewakan hingga merendahkan.
karena mungkin sebagian dari kita senang untuk diistimewakan dan ditinggikan.

Ini juga soal kelas, warisan bersosial ala kasta.
Atau hidup dalam level, kesetaraan hanyalah keniscayaan.

Terserah saja untuk sebagian disana,
Aku disini hanya belajar menjadi manusia sama.

Aku selalu ingin bisa menuhankan mata,
Bisa melihat semua manusia sama saja.


15:12-20082013-ARYA

1 komentar:

firhansyah mengatakan...

blog yang bagus. salut..

Posting Komentar