Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Minggu, 07 Juli 2013

Ampunan


Ampunan, bagai pelunasan kata "maaf"
Ampunan, bagai penutupan gudang penyesalan
Ampunan, bagai pemusnahan lembaran lalu

Kata maaf dan pelengkap lainnya hanya retorika belaka,
Bahkan terkadang lebih puitis dari tipu daya saat itu.

Kehancuran yang bisa jadi lebih dalam dari sekedar kecewa,
Bahkan aku lebih ingat salahmu ketimbang namamu.

Tidak ada lubang paku yang tidak terlihat ketika paku dicabut,
Begitulah ia membekas sampai dunia ini berakhir.

Biar sang penghancur jagad raya saja yang hancurkan dosamu,
Aku tak cukup kuasa binasakan kelakuanmu dari kepala ini.

Ampunan, bagai pengakuan kata "sadar"
Ampunan, bagai penerimaan kekejaman dulu
Ampunan, bagai penyelesaian rangkaian salah

Aku tidak bisa mengampuni mu. Tidak akan pernah bisa.
Sia-sia saja pintamu, percuma saja bujukmu. Berhentilah.


00:01-07072013-ARYA

0 komentar:

Poskan Komentar