Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Minggu, 16 Desember 2012

Pulau Warisan



Lihatlah luasnya laut yang kau miliki,
Lihatlah gugusan pulau punya mu ini.
Entah ada berapa rahasia yang tersimpan di dalamnya,
Mereka menunggumu menguaknya agar dunia tahu.
Bukan bangsa lain, tapi bangsamu, Indonesia.

Seketika kau lahir,
seketika itu kau menjadi manusia terkaya di muka bumi.
Mungkin kamu hampir tidak akan punya waktu untuk melihat negeri orang,
Menjelajah dan mengenal negeri seluas ini dengan lengkap saja mungkin waktu hidupmu kurang.

Tiada yang lebih dermawan untuk kita,
selain pahlawan-pahlawan berlumur darah saat itu.
Berjuang merebut kembali tanah dan air miliknya,
dengan keringat dan air mata ratusan tahun.

Pertanyaannya,
Apakah kita sudah mencintai dengan tulus apa yang telah mereka wariskan pada kita?
Puluhan ribu pulau ini milikmu bung,
Ratusan ribu nyawa telah ditebus agar bumi Indonesia ini kembali menjadi milikmu,
Rasanya tak ada alasan untuk tidak merawat pulau-pulau yang berharga ini, bersama.
Karena serpihan tanah surga ini bukan hanya milikku sendiri, melainkan milikmu juga
Warisan tak terbeli ini adalah daratan Indonesia beserta laut dan angkasanya.


17:00-01092012-ARYA

0 komentar:

Posting Komentar