Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Minggu, 30 September 2012

Pahitnya Jadi Humanis



Semua manusia pasti pernah dusta
Menjadi alasan ada maaf dan memaafkan
Semata-mata untuk dinilai sebaik mungkin
Menjadikan ego lebih mirip nestapa

Semua manusia boleh pernah lupa
Menjadi alasan untuk selalu saling mengingatkan
Semata-mata karena sukar mengikuti lurusnya jalan
Menjadikan semuanya tujuan tanpa tujuan utama

Menahan getir dan pahit mencapai angan
Dengan,
Merenda hidup sehumanis mungkin

Kita sama-sama tau bagaimana rasanya menjadi manusia
Ingin diperlakuan seperti apa, semudah itulah menjadi humanis.

Namun,
Saat semua berlomba mendapatkan yang terbaik
Saat itu pula ada beberapa yang keluar dari batas 
Dusta hebat dan hilang hingatan yang jadi momok
Penipu dan si curang sukses nodai rasa humanis
Padahal,
Humanis itu tidak lebih dari menjadi apa adanya.


13:00-15092012-ARYA 

0 komentar:

Posting Komentar