Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Senin, 31 Januari 2011

Only You

Only you,
You are special
Began within "i love you"
And
Ended within "i love you"
You are extraordinary
Only you.

02:02-31012011-ARYA

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 28 Januari 2011

Teori Cinta



Lalu ada apa yang terjadi jika perasaan dijadikan bentuk rumusan-rumusan teori, teori-teori gila akan “sebab akibat” sebuah tindakan dan perasaan. Teori-teori millennium akan “jika maka” yang tidak pernah masuk akal. Membuai perasaan hingga memiliki perasaan yang sama dengan mereka. Tidak terkendali hingga menyakiti diri sendiri tanpa sadar.
Sejak kapan perasaan memilki teori-teori konyol yang menjadi rebutan gengsi dan eksistensi. Mengenal perasaan mereka memang tidak pernah masuk kurikulum di sekolah, kita sudah cukup punya intuisi, naluri, dan akal. Lebih dari cukup.
Mengapa tidak biarkan semua mengalir dan tertahan secara mengejutkan. Terkaget-kaget akan sebuah raut wajah yang lucu, gugup terbata-bata, serak-serak jawaban, lirik tanpa arah, hengalan nafas panjang pendek, hembusan keluh kesah, langkah tatih tatih dan bergerak tidak sempurna. Sandiwara tanpa naskah.
Teori-teori cinta telah menjebak penganutnya pada sekte-sekte idealis yang tersebar luas disana sini. Menjadi kehilangan kepribadian yang selama ini ada pada setiap individu. Jadilah pemilik cinta sendiri, cara sendiri, cerita sendiri, perasaan sendiri, perspektif sendiri, pandangan sendiri, prinsip sendiri, tidak dibawa dan membawa pikiran orang lain, orisinalitas. Mereka tidak spesial dengan prinsip ikut-ikutannya. Hidup dengan identitas palsu. Penuh teori.


15:50-27012011-ARYA

Jumat, 21 Januari 2011

Gadis Mungil Pembawa Lentera


Diam
Diam
Diam

Aku menunggumu kamu
Aku rindu dan butuh kamu
Tolong aku gadisku, tolong

Hampiri aku dengan lentera berapi kecilmu itu
Kepalaku berat, tolong pangku pada hangat dekapanmu
Mataku letih, tolong usap dengan jari jemari halusmu
Telingaku sunyi, tolong bisikan desah kalimat cintamu
Bibirku kaku, tolong sentuh padaku bibir indahmu
Dadaku dingin, tolong raba perlahan dengan tanganmu
Rambutku kusut, tolong belaikan lembut kasih sayangmu
Rasakan aku bersama hangatnya lentera kecil itu

Aku tau kamu akan datang
Si mungil pembawa lentera, cepatlah
Atau aku mati disini


00:20-20012011-ARYA

Pontang Panting Sana Sini


Kenapa kita teriak saat diputar roller coaster?

Kenapa kita terpacu saat mengemudi gokart?
Kenapa kita girang saat diatas arum jeram?
Kenapa kita bersemangat saat tertembak paint ball?
Kenapa kita menikmati saat naik paralayang?

Karena kita puas setelah merasakannya, terpontang panting kesana kemari, tidak ada niat untuk memilikinya bahkan melakukannya setiap hari, mereka hanya menarik dan menantang sesekali. Kita senang dengan hal-hal yang tidak kita butuhkan, dan Hal-hal tersebut adalah campuran dari rasa tidak tenang, tidak pasti, tidak aman, tidak nyaman, tidak berani, semua itu menjadi ramuan yang jarang ditemui yaitu gejolak kepanikan yang tidak normal dan berbeda. Sehingga kita tertarik dan tertantang menaklukkannya. Bukan untuk menjadi eksibisionis, hanya hampir menjadi obsesi namun ternyata hanya ambisi, jiwa yang masih bergeliat dalam darah muda.
Begitupun hidup, kadang kita mendapati kenyataan yang tidak terbayangkan, hidup akan menjadi terlalu indah jika ia berjalan sempurna sesuai rencana. Rasa dipontang panting sana sini sangat menggemaskan, rasa itu membuat kita rindu dan menghargai saat mendapati jalan yang datar dan lurus. Ketidak sempurnaan itu indah, ia mengajarkan kita cara lain menikmati hidup.


18:00-18012011-ARYA

Minggu, 16 Januari 2011

Planet Antah Berantah



Bingung, tidak percaya pada orang kepercayaan
Bingung, pasti menemukan ketidakpastian
Bingung, harus memilih sebuah pilihan

Bingung kenapa dia tidak bingung
Karena dia mau dan bisa mengorbankan salah satu yang tidak mungkin dikorbankan
Dia, Si Penghuni Planet Antah Berantah


16:00-16012010-ARYA

Lukisan Centang Prenang



Lukisan-lukisan indah berangkat dari sketsa yang jelas untuk mengarahkan sang pelukis melukis tanpa kesalahan proporsi. Sketsa itu lahir dari permainan imajinasi yang menari-nari di kepala. Imajinasi merupakan abstraksi yang menggabungkan idealis dan realistis. Imajinasi butuh kedua kata tersebut, idealis dan realistis.

Sketsa, goresan-goresan impian yang penuh dengan harapan. Goresan-goresan yang terus menebal menjadi sebuah garis lurus, lengkungan, sambungan, siku, dan arsiran bayangan yang melengkapinya. Garis-garis tersebut menjadi punya makna ketika ia tersambung satu sama lain. Sambungan-sambungan yang membentuk sebuah pesan ambigu dengan maksud mengecoh yang melihatnya, padahal pesannya satu. Bentuk-bentuk yang rumit yang merupakan jiplakan murni isi kepala saat itu. 

Sketsa menjadi penting dalam menghidupi hidup, ia menjadi alur kemana sang pelukis harus memulai melukis dan menjadi batasan-batasan ayunan kuas oleh jari-jemarinya. Sketsa yang egois adalah ketika idealis sang pelukis merajai pensil runcingnya, padahal ia bisa menggunakan penghapus untuk memperbaiki sketsanya agar lebih realistis. sketsa sudah tidak butuh kata idealis.

Jika sketsa tersebut adalah gambar hitam putih masa depan dari sang pelukis, maka gambar dengan yakin dan hapuslah mana yang sudah tidak mungkin, tidak cocok, tidak pantas dan salah. pensil dan penghapus tersebut ada di dalam kotaknya, otak.

Lukisan, goresan-goresan jejak warna warni hidup yang indah dalam kanvas. Warna warni yang telah disiapkan yang Maha Kuasa untuk dipindahkan kuas ke atas kanvas. Keputusan sang pelukis untuk memilih warna-warna yang tepatlah yang akan menghiasi sketsanya hingga selaras. Ia melukis sketsa sesuai kemampuannya, ia mulai menghidupkan sketsa tersebut dengan bayangan-bayangan disana-sini, namun kesalahan-kesalahannya membuat warna-warna baru lahir seperti kemarahan, kebingungan, keputusasaan, keraguan, kegelisahan, ketakutan, kepanikan, kerisauan, kecemburuan, kedengkian, ketamakan, keserakahan dan kejahatan. Warna-warna tersebut melengkapi arti hidup yang tidak pernah ia bayangkan. Menemukan hal yang tidak pernah terbayangkan dan baru adalah pelajaran.

Lukisan indah tersebut tidak mudah dibuat, ia melalui keringat dan konsentrasi sang pelukis dalam menyelasikan masalah-masalah pewarnaan. Lukisan yang egois adalah ketika sang pelukis memaksakan gambarnya sesuai dengan sketsa awal, padahal ia bisa membuat lukisan tersebut tetap indah dengan improvisasi degradasi warna walaupun tidak realistis jika warna langit dirubahnya menjadi hijau. Lukisan sudah tidak butuh kata idealis dan realistis.

Jika lukisan tersebut adalah gambar kehidupan yang penuh warna pada saat ini, maka lukislah mengikuti sketsa awal dan tetap lukiskan dengan warna baru mana yang tidak sesuai dan keliru. Kuas dan pilihan warna tersebut ada pada tempatnya, tangan dan kaki.

Masih ada waktu dan cara untuk menghapus bagian dari sketsa hidup, dan tidak ada cara untuk menghapus bagian dari lukisan hidup, hanya ada kesempatan dan cara untuk membuatnya tetap indah walaupun dengan judul lukisan centang prenang.




03:00-16012011-ARYA

Minggu, 02 Januari 2011

"confiance en moi"

Je veux que vous sachiez, S'il vous plaît ne vous méprenez pas, seulement toi que j'aime, confiance en moi.
Je n'aime pas ça, si vous êtes en colère à cause de cela. Mon amour est juste pour vous. Point.



23:41-23122010-ARYA

Hi Mom

Hi Mom,
you are the only reason why i must stand still right here, just for your happiness
you was teaching me everything, just for my brilliant life

Big thanks for you, My beloved mom ♥


08:54-22122010-ARYA

Sabtu, 01 Januari 2011

Pukul Aku



Pukul aku, nyalakan akalku
Pukul aku, alirkan adrenalinku
Pukul aku, bangunkan bulu kudukku
Pukul aku, hidupkan semangatku
Pukul aku, mainkan detak jantungku
Pukul aku, pancing amarahku

Pukul aku, sekarang.


02:12-27122010-ARYA