Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Minggu, 13 Februari 2011

Dia (I)

Aku, selalu suka untaian kata yang terangkum, yang selalu dia berikan..

Walau terkadang, aku tak mengerti apa sebenarnya arti kata-kata itu..

Yang aku tau, itu sangat lebih berharga dari sebuah kamus bahasa inggris..

Aku selalu senang didekatnya.. walau dalam keadaan yang (sebenarnya sangat) tidak aku inginkan., dimana amarah dan ego, tercampur dalam satu wadah yang biasa nenek sihir gunakan.. tapi itu jarang terjadi.. hh, syukurlah.. menatap senyumnya, merasakan tawanya, menyentuh tatapannya, mendengar hatinya., Oh Tuhan.. tak sabar menunggu hari untuk memiliki dia seutuhnya..

Jiwanya., raganya., semuanya., utuh..

Dia bukan seorang pangeran.. tapi, ketampanannya, wibawanya, dan kegagahannya., melebihi seorang pangeran bertuxedo dan berjubah putih bersalut emas, dengan kuda putih Australia, tinggi besar dan kuat yang ditumpanginya..

Dia bukan penyair.. tapi, setiap kata yang terucap dan tertulis, bisa membuat dunia tertawa bahagia karenanya.. bahkan terkadang, bisa mencabik isi perut., tajamnya melebihi pedang raja Arthur..

Dia tidak punya sebongkah berlian, dia juga bukan anak seorang presiden, dia bukan pewaris tahta hotel mewah.., malah kadang dia menyebalkan..

Seorang dengan otak usil dan tangan yang jail..

dia juga bukan tipe orang yang selalu mengalah…,

bukan juga seorang pegharap..,

tapi, aku mau dia..

selalu mau dia..

selalu


Sang - Januari 2009

0 komentar:

Poskan Komentar