Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Jumat, 21 Januari 2011

Gadis Mungil Pembawa Lentera


Diam
Diam
Diam

Aku menunggumu kamu
Aku rindu dan butuh kamu
Tolong aku gadisku, tolong

Hampiri aku dengan lentera berapi kecilmu itu
Kepalaku berat, tolong pangku pada hangat dekapanmu
Mataku letih, tolong usap dengan jari jemari halusmu
Telingaku sunyi, tolong bisikan desah kalimat cintamu
Bibirku kaku, tolong sentuh padaku bibir indahmu
Dadaku dingin, tolong raba perlahan dengan tanganmu
Rambutku kusut, tolong belaikan lembut kasih sayangmu
Rasakan aku bersama hangatnya lentera kecil itu

Aku tau kamu akan datang
Si mungil pembawa lentera, cepatlah
Atau aku mati disini


00:20-20012011-ARYA

0 komentar:

Poskan Komentar