Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Senin, 13 Desember 2010

Kamu Asal Keberanian dan Ketakutan Ku



Musim itu telah membuat ku menyelam hingga dalam ke ruang gelap dan sepi. Aku terduduk lemas disana tanpa sedikitpun lembaian cahaya, namun justru dengan buaian dingin hingga membeku. Aku putus asa. Aku takut mati konyol disini. Aku sekarat.


Lalu aku melihat kamu, dengan senyum tanpa kata. Aku dan kamu disini dengan alasan yang sama, penghianatan oleh penjahat bertopeng. Kamu perlahan berdiri dan mulai berjalan tertatih-tatih. Kamu menjadi alasan terakhir kenapa aku harus meninggalkan tempat ini. Seketika jubah ketakutan ku itu terbakar menjadi debu keberanian yang menyala. Aku berdiri dan berlari menghampirimu, kemudian mengangkatmu dengan kedua tanganku yang masih penuh luka. Aku tahu satu-satunya jalan keluar dari tempat ini. Aku ingin cepat keluar darisini bersama mu.


Akhirnya aku dan kamu selamat. Kembali hidup dengan kehangatan yang jauh lebih baik. Jurang-jurang buatan yang sama itu ada di depan mata dan badai petir sesekali membelah ketenangan, aku tidak pernah takut melewati semuanya. Penjahat-penjahat bertopeng itu kembali mengusik dan pendengki pun ikut meramaikan perjalanan aku dan kamu, aku tidak pernah takut menghadapi mereka. Kini aku justru takut kepadamu. Aku takut pada setiap perubahan darimu. Tolong jangan berubah, tetaplah seperti ini, seperti aku melihat kamu pertama kali. Jujur dan setia.


Waktu hanya akan memberikan aku dan kamu kesempatan untuk mengetahui banyak alasan, sehingga melakukan perubahan secara sadar ataupun tidak. Perubahan yang tidak bisa dihindari setiap orang, termasuk aku dan kamu. Berharap perubahan itu adalah hal yang bisa diterima dengan alasan yang tepat, hanya jika ada alasan yang tepat. Perubahan akan dijawab dengan perubahan, seperti aksi dan reaksi yang membuatnya kembali seimbang. Keseimbangan itu adil, walaupun terasa lebih pahit atau terlalu manis.

Kamu merubah ku menjadi berani dan kini aku takut kamu menjadi berubah. Aku punya keberanian karena kamu. Aku punya ketakutan karena kamu. Kamu asal keberanian dan ketakutan ku.

15:11-11122010-ARYA

1 komentar:

prastina mengatakan...

ini kenapa yah fotonya mesti cewe yang setengah talanjang dengan setengah payudaranya keliatan!
-_____-"

bangunlah rumah kamu sendiri,
lalu buatlah dia nyaman berada disana :)
perdengarkanlah lagu-lagu yang menyuarakan hati,
yang mampu menjadi insrpirasi dengan tidak menenggelamkan :D
bebaskan kakinya melangkah,
mulutnya bicara dengan tetap menjaga hatinya.
jangan pernah takut dia akan pergi meninggalkan,
karena Tuhan akan menjaganya untuk kamu :D

*ini ceritanya saya nyampah di blog km be :p
maafkanlah temanmu yg begitu lucu ini

Poskan Komentar