Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Minggu, 28 November 2010

Ledakan Nyali



Langit ini terasa banyak melempariku energi. Seperti hujan badai yang airnya tertampung pada sebuah tembikar raksasa. Air itu adalah energi.
Bumi pun terasa begitu banyak meredam energiku. Seperti mengalirkan air dari sebuah tembikar raksasa ke muka bumi. Tembikar itu adalah aku.
Tembikar raksasa itu penuh dengan air, lalu habis kering tak bersisa. Energi itu datang dan pergi.
Air itu mengalir di lubang-lubang kecil pada tembikar. Energi tak bisa lama disimpan.
Energi bisa habis, tidak demikian dengan nyali.
Nyali memuncak, sedangkan energi menurun.
Kekuatan dan kecerdasan yang hebat itu energi.
Kemauan dan keberanian yang kuat itu nyali.
Energi itu menyulut ledakan nyali.
Aku butuh keduanya.

12:32-28112010-ARYA

0 komentar:

Poskan Komentar