Hidup terasa begitu penuh kejutan. Mondar mandir antara suka dan duka. Tidak sedang berada di sebuah roda berputar atau sedang mendaki gunung. Tapi sedang menjadi peran utama dalam skenario misterius dan unik ciptaan Tuhan. Tetaplah mencari "Benang Merah" dari setiap kisah nyata.

Senin, 29 Maret 2010

Cinta



Kata yang selalu sulit saya ucapkan, kata yang selalu tanpa makna buat saya, kata yang sedikit membuat saya kesal ketika mendengarnya, kata yang pengertiannya banyak bagi saya, kata yang identik dengan darah untuk saya, kata yang mengingatkan saya dengan penghianatan, kata yang menjerumuskan saya dari kebahagiaan, dan kata yang menjadikan saya selalu bingung, namun kata yang istimewa bagi mereka, cinta.
Tapi saya percaya akan adanya cinta, saya tidak dapat melihatnya, namun saya dapat merasakannya di bagian tubuh saya, entah dimana. Cinta dapat menciptakan karakter untuk saya saat merasakannya, cinta itu sangat labil ditangan manusia.
cinta dapat dirubah manusia
cinta dapat berubah sendiri
dan cinta dapat merubah manusia.
Saat saya merasakannya, entah mengapa otot-otot saya mengendur, seperti suntikan yang menyebar cepat disekujur tubuh. Lagi-lagi saya harus percaya jika cinta membuat saya lemah dan benci membuat saya kuat. Lalu mengapa mereka senang memeluk cinta jika selalu menjadi lemah. Ternyata kata tersebut butuh penjabaran lebih panjang untuk dimengerti.
Ketika saya selalu bercerita padanya, Itu nyaman
Ketika saya selalu mengingatkannya, itu perhatian
Ketika saya selalu ingin di dekatnya, itu manja
Ketika saya selalu memujinya, Itu penghargaan
Ketika saya selalu memikirkannya, itu kangen
Ketika saya selalu berkorban untuknya, itu ikhlas
Ketika saya selalu mendoakannya, itu tulus
Ketika saya selalu memberinya yang terbaik, itu kasih
Ketika saya selalu ingin menjaganya, itu sayang
Ketika saya selalu jujur untuknya, itu setia
Dan ketika perasaan saya biasa saja karena telah terbiasa dengan hal tersebut, boleh jadi itu cinta, karena bagi saya, cinta itu tidak ada rasanya.
Walau tidak ada rasanya, tapi saya merasakan sensasinya. Sebanyak manusia di bumi, sebanyak itu pula Tuhan menawarkan sensasi yang berbeda-beda. Mungkin manusia yang sempat hidup di dunia ini tidak ada yang sempat merasakan seluruhnya satu per satu. Karena memang bukan itu tujuannya tuhan menciptakan cinta, bukan untuk diberikan kesempatan mencicipinya, tapi untuk dipelihara hingga malaikat pencabut nyawa melaksanakan tugas Tuhan kepada saya.


03:00-27032010-ARYA

1 komentar:

ayu aryanti mengatakan...

"cinta apa itu"
aku tak pernah mengenal lagi CINTA,,sejak aku merasakan sakitnya CINTA...

cinta itu tidak putih..
tidak juga hitam...
abu-abu...

Iya...Cinta itu abu-abu....

diantara bahagia dan sedih, benci dan sayang ditengah-tengah ada cinta..

tapi kadang cinta itu tidak akan dimengerti..
karena Cinta abu-abu....

seperti kamu...

Posting Komentar